Pengurus Baru : Semangat Baru

Pelantikan PC PMII Banyuwangi,Sukses digelar

5/8/20241 min read

        Pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Banyuwangi periode 2025–2026 berlangsung khidmat dan dihadiri oleh berbagai elemen. Sejumlah tokoh agama, perwakilan organisasi kemahasiswaan, serta undangan dari berbagai kalangan tampak memenuhi lokasi kegiatan.Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh perwakilan Pengurus Besar (PB) PMII. Sebelum pengambilan sumpah jabatan, Muzaki selaku perwakilan PB PMII membacakan surat keputusan organisasi sekaligus menyampaikan susunan nama pengurus PC PMII Banyuwangi yang akan resmi mengemban amanah kepengurusan

   Dalam kepengurusan periode 2025–2026, Haikal Roja’ Hasbunallah ditetapkan sebagai Ketua PC PMII Banyuwangi. Pengukuhan tersebut menandai dimulainya tanggung jawab kepemimpinan baru dalam menggerakkan roda organisasi mahasiswa Islam di tingkat cabang Banyuwangi.Dalam sambutannya, Haikal menegaskan komitmennya untuk menjadikan PMII Banyuwangi sebagai motor penggerak perubahan di daerah. Menurutnya, Banyuwangi memiliki potensi besar yang mencakup kekayaan sumber daya alam, keberagaman budaya, serta dinamika sosial masyarakat yang terus berkembang seiring waktu.

     Meski demikian, ia menilai bahwa potensi tersebut juga diiringi oleh berbagai persoalan sosial yang tidak sederhana. Tantangan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga problem sosial lainnya masih membutuhkan perhatian bersama. Karena itu, PMII Banyuwangi tidak boleh bersikap pasif dalam menghadapi realitas tersebut.“PMII Banyuwangi harus hadir bukan sekadar menjadi penonton sejarah, tetapi tampil sebagai aktor perubahan,” tegas Haikal di hadapan para tamu undangan.Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa PC PMII Banyuwangi periode 2025–2026 akan diarahkan menjadi laboratorium kaderisasi ideologis dan intelektual. Selain itu, PMII juga diharapkan berperan sebagai inkubator pengabdian sosial yang mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat Banyuwangi.

      Haikal menekankan pentingnya melahirkan kader-kader PMII yang tidak hanya vokal dalam menyampaikan gagasan, tetapi juga mampu bekerja secara konkret di tengah masyarakat. Sikap kritis harus dibarengi dengan kemampuan menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi.Di tengah tantangan revolusi digital, disrupsi teknologi, serta krisis nilai yang semakin kompleks, PMII dituntut tetap konsisten menjaga khitah perjuangan dan nilai-nilai keislaman serta kebangsaan yang menjadi fondasi organisasi.Dengan dilantiknya kepengurusan baru tersebut, diharapkan sinergi antara PMII Banyuwangi dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi semakin kuat. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya pembangunan daerah yang lebih inklusif, partisipatif, dan berkeadilan sosial.